Investor Cek Kesiapan Bongkar Muat Pelabuhan Lembar

//Investor Cek Kesiapan Bongkar Muat Pelabuhan Lembar

Investor Cek Kesiapan Bongkar Muat Pelabuhan Lembar

Mataram (Suara NTB) – Investor nasional akan berinvestasi penggemukan sapi Australia di NTB. Ditemani Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M. Sc., bersama sejumlah Kepala OPD, investor tersebut melihat kesiapan bongkar muat di Pelabuhan Lembar, Lombok Barat (Lobar), Selasa (13/8) siang. Kepala Dinas Perhubungan Windya, M. Si menoatakan, investor nasional akan melakukan bisnis pengge ukan sapi NTB. Mereka akan mendatangkan sapi dari Australia, kemudian digemuan di NTB. “Dia mengirim Australia, digemukan baru diolah dan Pelabuhan kita Pelabuhan Gili Pelabuhan Lembar sapi dari kan di sini, Bayu dikonfirmasi di Kantor Gubernur, Selasa (13/8) siang. Tahap awal, mereka akan mendatangkan sapi dari Australia sekitar 500 ekor. Sapi-sapi tersebut kemudian digmukkan di NTB. Kedatangan investor tersebut ke Pelabuhan Lembar, kata Bayu untuk mengecek fasilitas-fasilitas yang tersedia di Pelabuhan, seperti fasilitas karantina.   Kemudian mereka juga mengecek Rumah Potong Hewan (RPH) Banyumulek dan pabrik pakan ternak. “Kita siap. Tinggal mereka. Kita perkenalkan langsung mereka dengan GM PT Pelindo Cabang Lembar, KSOP, Syahbandar,” terangnya.

Setelah sapi-sapi åsal Australia tersebut digemukkan di NTB. Sesuai kebijakan Pemprov, bukan lagi sapi yang akan dikirim nantinya ke luar daerah. Tetapi yang dikirim adalah daging. Sebelumnya, Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M. Si saat menerima kunjungan Komisi VI DVR RI. belum lama ini berharap adanya bisnis baru penggemukan sapi di NTB. Para pengusaha dapat membeli sapi dengan harga murah di Australia kemudian digemukkan di NTB.   “1tu jadi bisnis baru, menggemukkan sapi. Ada nilai tambahnya. Untuk menggemukkan ini pakai pakan. Berarti ada insentif untuk munculnya industri pakan. Kenapa industri pakan muncul, karena tak ada yang pakai,” jelasnya. Menurut gubernur, jika pabrik pakan terbangun di NTB, maka produk hasil pertanian seperti jagung, kedelai dan Iainnva tak perlu lagi dijual dalam bentuk mentah ke luar daerah. Tetapi dapat diolah di NTB, salah satunya menjadi pakan. Jika pabrik pakan herdiri, maka akan membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan ekonomi di dalam daerah. “Kelebihan bawa ternak dari Darwin ke NTB 13, dekat. Pulangnya (ke Australia) kita bisa ekspor pakan ternak ke sana.” katanya. (nas)

 

Sumber: Suara NTB, 14 Agustus 2019

By | 2019-10-07T08:01:16+00:00 October 7th, 2019|promosi|0 Comments

About the Author:

Leave A Comment